Like & Share:
- Like & Share : Jika ini dapat bermanfaat bagi orang lain? Klik tombol bagikan dan beri tahu mereka!
- Comment : Berikan komentar, komentar spam dan tidak relevan tidak akan pernah dipublikasikan!
- Klik Iklan : Terima kasih atas partisipasi Anda yang berharga. Keterlibatan Anda sangat kami hargai!
MotorBesar.Com – Motor Besar Loncin, Jejak Tiongkok dalam Dunia Moge Modern. Loncin mungkin belum setenar merek Jepang atau Eropa di dunia moge, namun pabrikan asal Tiongkok ini pelan tapi pasti membuktikan diri sebagai kekuatan baru dalam industri sepeda motor kelas menengah ke atas. Lewat lini premium bernama Voge, Loncin menghadirkan berbagai model motor besar di atas 250cc dengan desain elegan, teknologi mutakhir, dan performa yang tidak bisa diremehkan..
Table of Contents
Artikel Lainnya: Motor Besar Zongshen: Alternatif Tangguh dari Tiongkok dengan Gaya Global.
Motor Besar Loncin: Jejak Tiongkok dalam Dunia Moge Modern
Perjalanan Loncin sebagai manufaktur besar tidak terjadi dalam semalam. Sejak lama mereka menjadi pemasok mesin untuk BMW dan berbagai merek global lainnya. Pengalaman teknis tersebut kemudian dituangkan dalam pengembangan produk sendiri, terutama pada motor-motor besar dengan spesifikasi yang sesuai dengan standar pasar Eropa dan Asia. Loncin tidak hanya menjual nama, tapi kualitas yang telah terbukti.
Kini, dengan berbagai model dari 300cc hingga 900cc, Loncin berhasil menjangkau segmen naked, adventure, cruiser hingga retro. Keunggulan lainnya adalah harga kompetitif yang tetap disertai dengan fitur-fitur modern seperti ABS, panel instrumen digital, suspensi adjustable, hingga konektivitas smartphone. Artikel ini akan mengupas seluruh jajaran motor besar Loncin, terutama di bawah merek Voge, yang telah tersedia secara global.
Lini Produk Motor Besar Loncin
Melalui brand Voge, Loncin memasarkan motor-motor besarnya secara global, khususnya di pasar Eropa dan Asia Tenggara. Dimulai dari kelas 300cc, Loncin memiliki beberapa varian seperti Voge 300R, 300RR, 300DS, dan 300AC. Semuanya menggunakan mesin 1-silinder DOHC 292cc dengan tenaga maksimal sekitar 26 hp. Meskipun merupakan entry-level di kategori moge, model-model ini sudah dilengkapi ABS dual-channel dan desain premium.
Di kelas menengah, Voge menawarkan mesin 321cc dan 494cc untuk model seperti 350R, 350AC, 525R, 525DS, dan 525ACX. Mesin-mesin ini lebih bertenaga dan dirancang untuk penggunaan harian maupun touring. Tidak hanya itu, semua varian ini telah mengadopsi sistem pencahayaan LED, layar TFT, dan kualitas sasis yang solid.
Yang paling mencuri perhatian adalah Voge 900DS, motor adventure kelas atas dengan mesin 895cc yang dikembangkan berdasarkan mesin BMW F900 series. Dengan tenaga hampir 95 hp dan torsi hingga 95 Nm, motor ini mampu bersaing dengan motor besar dari Jepang maupun Eropa. Ditambah dengan teknologi riding mode, ABS canggih, dan suspensi berkualitas, menjadikan 900DS salah satu pilihan terbaik di segmennya.
Desain dan Gaya yang Bervariasi
Motor besar Loncin hadir dalam berbagai gaya desain yang disesuaikan dengan preferensi pasar global. Untuk penggemar motor naked dan sport, seri seperti 300R, 350R, dan 525R menawarkan tampilan agresif, ergonomi sporty, dan desain bodi aerodinamis. Ini cocok untuk pengguna urban maupun perjalanan luar kota yang butuh akselerasi cepat dan tampilan keren.
Sementara itu, model seperti 300AC, 350AC, dan 525ACX mengusung gaya retro-modern. Desain lampu bulat klasik, tangki bergaya jadul, dan jok model klasik dikombinasikan dengan teknologi modern seperti sistem pencahayaan full LED dan panel instrumen digital. Motor ini banyak diminati di Eropa karena cocok dengan tren retro yang sedang naik daun.
Bagi petualang, Loncin menghadirkan model adventure seperti 300DS, 500DS, 525DS, 650DS, hingga 900DS. Semua model adventure dilengkapi dengan windshield tinggi, suspensi travel panjang, dan ban dual purpose. Motor ini dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, dari aspal mulus hingga jalur off-road ringan.
Performa Mesin dan Handling
Dari segi performa, Loncin berhasil merancang mesin dengan karakter kuat namun tetap halus dan efisien. Mesin 292cc hingga 494cc pada varian 1-silinder dan 2-silinder menghasilkan tenaga antara 26 hingga 48 hp. Output tersebut cukup untuk kebutuhan touring menengah hingga penggunaan harian. Mesin-mesin ini menggunakan sistem pendingin cairan, injeksi bahan bakar modern, dan rasio transmisi yang sesuai dengan karakter motornya.
Untuk model flagship 900DS, performanya bisa dibilang setara dengan motor besar dari pabrikan ternama. Mesin paralel twin 895cc dengan 8 katup DOHC ini mampu memberikan torsi besar di rpm rendah dan tenaga maksimal di rpm menengah-tinggi, ideal untuk perjalanan jarak jauh. Sistem ride-by-wire dan kontrol traksi juga tersedia di model ini, membuktikan bahwa Loncin tidak main-main dalam menembus pasar moge premium.
Handling juga menjadi nilai jual utama dari motor besar Loncin. Semua model sudah menggunakan suspensi berkualitas dari KYB atau Kayaba, rem cakram besar dengan kaliper Nissin atau Bosch, dan rangka baja ringan yang dirancang untuk kestabilan maksimal. Kombinasi ini membuat motor-motor Loncin terasa stabil saat menikung dan nyaman saat cruising.
Fitur-Fitur Modern di Seluruh Varian
Salah satu keunggulan Loncin adalah menyematkan fitur-fitur modern di hampir seluruh lini produk, bahkan pada model entry level 300cc. Beberapa fitur yang umum ditemukan adalah sistem pencahayaan LED, panel instrumen TFT warna, soket USB, sistem pengereman ABS dual-channel, dan ban tubeless. Hal ini membuat motor Loncin terasa seperti motor kelas atas, meskipun berada di harga menengah.
Model 500cc ke atas mendapatkan tambahan fitur seperti windscreen adjustable, traction control, ride mode, hingga sistem navigasi yang bisa disinkronisasi dengan smartphone. Untuk model adventure seperti 525DS dan 900DS, disediakan juga side pannier dan top box opsional sebagai pelengkap touring.
Selain itu, Loncin juga memperkenalkan model listrik Voge ER10 sebagai bagian dari ekspansi ke segmen kendaraan ramah lingkungan. Meski tidak masuk dalam kategori moge, model ini menarik perhatian karena desainnya yang futuristik dan spesifikasi setara motor 125cc.
Reputasi dan Ekspansi Global Loncin
Loncin bukan pemain baru di industri otomotif. Mereka telah lama dikenal sebagai pemasok mesin OEM untuk pabrikan ternama seperti BMW dan Honda. Pengalaman inilah yang menjadi fondasi kuat bagi mereka untuk membangun lini motor besar dengan kualitas tinggi. Voge sebagai merek premium mereka saat ini telah hadir di lebih dari 30 negara di Eropa, Asia, dan Amerika Latin.
Di pasar Eropa, motor besar Loncin (Voge) mendapat respons positif karena memenuhi standar emisi Euro 5 dan dibekali fitur yang sesuai dengan kebutuhan pengendara di sana. Di Indonesia sendiri, Voge mulai dilirik oleh komunitas motor dan penggemar touring karena harganya yang kompetitif dan desain yang modern.
Untuk melihat katalog resmi dan pembaruan produk Loncin secara global, kamu bisa mengakses voge-moto.com.
Ringkasan, Motor Besar Loncin, Jejak Tiongkok dalam Dunia Moge Modern
Motor besar Loncin hadir sebagai alternatif menarik di tengah dominasi merek besar dari Jepang dan Eropa. Dengan harga yang lebih terjangkau, desain modern, fitur melimpah, dan performa tangguh, Loncin melalui brand Voge membuktikan bahwa kualitas tinggi tidak harus selalu mahal. Dari naked bike, sport touring, hingga adventure, Loncin menawarkan pilihan lengkap untuk berbagai gaya berkendara dan kebutuhan pengendara global.
FAQ (Frequently Asked Questions) atau Pertanyaan Umum tentang Motor Besar Loncin
FAQ (Frequently Asked Questions) atau Pertanyaan Umum tentang Motor Besar Loncin.
1. Apakah Loncin dan Voge itu merek yang sama?
Loncin adalah pabrikan utamanya, sedangkan Voge adalah sub-brand premium mereka yang khusus memproduksi motor besar dan dijual secara global.
2. Apakah motor Voge sudah tersedia di Indonesia?
Beberapa model Voge sudah masuk ke Indonesia melalui distributor tertentu, namun belum memiliki jaringan besar seperti merek Jepang. Konsumen disarankan membeli dari importir resmi untuk mendapatkan garansi.
3. Bagaimana kualitas mesin motor Loncin dibanding merek besar lainnya?
Mesin Loncin sudah terbukti karena juga digunakan oleh merek global seperti BMW. Untuk kelasnya, performa dan daya tahannya cukup mumpuni.
4. Apakah motor besar Loncin cocok untuk touring jarak jauh?
Sangat cocok, terutama model seperti 500DS, 525DS, dan 900DS yang dirancang untuk perjalanan jauh, dengan ergonomi nyaman dan fitur touring lengkap.
5. Apakah suku cadang motor Loncin mudah didapat?
Di beberapa negara, suku cadang tersedia melalui dealer dan online. Namun di Indonesia, ketersediaannya masih terbatas sehingga perlu memastikan dukungan dari penjual atau komunitas.
Tabel Motor Besar Loncin
Berikut adalah tabel seluruh Motor Besar Loncin di atas 250cc yang tersedia secara global hingga pertengahan 2025. Loncin memasarkan motor-motor besarnya melalui berbagai merek dan lini seperti Voge (sub-brand premium), yang digunakan untuk pasar ekspor, terutama di Eropa dan Asia.
| Model | Merek/Sub-Brand | Tipe Mesin | Kapasitas Mesin | Tenaga Maksimum | Torsi Maksimum | Tipe Motor | Transmisi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Voge 300R | Voge (Loncin) | 1-silinder, 4T DOHC | 292 cc | 26 hp @ 8500 rpm | 23 Nm @ 6500 rpm | Naked/Sport | 6-speed |
| Voge 300RR | Voge (Loncin) | 1-silinder, 4T DOHC | 292 cc | 26 hp @ 8500 rpm | 23 Nm @ 6500 rpm | Full Fairing | 6-speed |
| Voge 300AC | Voge (Loncin) | 1-silinder, 4T DOHC | 292 cc | 26 hp @ 8500 rpm | 23 Nm @ 6500 rpm | Retro/Naked | 6-speed |
| Voge 300DS | Voge (Loncin) | 1-silinder, 4T DOHC | 292 cc | 26 hp @ 8500 rpm | 23 Nm @ 6500 rpm | Adventure | 6-speed |
| Voge 350AC | Voge (Loncin) | 1-silinder, 4T DOHC | 321 cc | 29 hp @ 8500 rpm | 28 Nm @ 6500 rpm | Retro/Naked | 6-speed |
| Voge 350R | Voge (Loncin) | 1-silinder, 4T DOHC | 321 cc | 29 hp @ 8500 rpm | 28 Nm @ 6500 rpm | Naked/Sport | 6-speed |
| Voge 500R | Voge (Loncin) | 2-silinder, 4T DOHC | 471 cc | 47 hp @ 8500 rpm | 42 Nm @ 7000 rpm | Naked/Sport | 6-speed |
| Voge 500DS | Voge (Loncin) | 2-silinder, 4T DOHC | 471 cc | 47 hp @ 8500 rpm | 42 Nm @ 7000 rpm | Adventure | 6-speed |
| Voge 500AC | Voge (Loncin) | 2-silinder, 4T DOHC | 471 cc | 47 hp @ 8500 rpm | 42 Nm @ 7000 rpm | Retro/Naked | 6-speed |
| Voge 525R | Voge (Loncin) | 2-silinder, 4T DOHC | 494 cc | 48 hp @ 8500 rpm | 45 Nm @ 7000 rpm | Naked/Sport | 6-speed |
| Voge 525DS | Voge (Loncin) | 2-silinder, 4T DOHC | 494 cc | 48 hp @ 8500 rpm | 45 Nm @ 7000 rpm | Adventure | 6-speed |
| Voge 525ACX | Voge (Loncin) | 2-silinder, 4T DOHC | 494 cc | 48 hp @ 8500 rpm | 45 Nm @ 7000 rpm | Scrambler/Retro | 6-speed |
| Voge 650DS | Voge (Loncin) | 1-silinder, 4T DOHC | 652 cc | 49 hp @ 6750 rpm | 60 Nm @ 5500 rpm | Adventure | 5-speed |
| Voge 900DS | Voge (Loncin) | 2-silinder, 4T DOHC | 895 cc | 95 hp @ 8250 rpm | 95 Nm @ 6250 rpm | Adventure Touring | 6-speed |
| Voge ER10 | Voge (Loncin) | Motor listrik | – | Setara 125cc | – | Electric/Naked | Single-speed |
Catatan:
- Model 900DS menggunakan mesin hasil kerja sama dengan BMW (sama dengan BMW F900 series).
- Mesin di atas 250cc hanya dicantumkan.
- Beberapa model hadir dengan varian nama berbeda di beberapa negara, tapi basis mesin dan rangka tetap sama.








